Langsung ke konten utama

Mengapa Burung Berkicau?

Selain suara ayam jago, pagi hari juga identik dengan suara burung berkicau. Burung bisa berkicau dengan merdu karena mempunyai semacam kotak suara yang disebut dengan syrinx yang memungkinkan burung menciptakan suara di bagian trakea. 

Burung memiliki kicauan yang berbeda-beda dan bisa lebih dari satu nada dikeluarkan secara bersamaan. Kicauan burung biasanya berlangsung dua hingga 10 detik, bahkan bisa diulang berurutan dan panjang.

Sumber: pixabay.com

Lalu apa sih yang menyebabkan burung berkicau? Bukan tanpa sebab, ternyata burung memiliki alasan sendiri untuk berkicau. Burung berkicau dengan beberapa tujuan, tergantung pada musim dan kebutuhan masing-masing burung.

Berikut ini beberapa alasan burung berkicau:

1. Mempertahankan Wilayah

Sama seperti hewan lain, burung juga akan mempertahankan wilayah "kekuasaannya" dari burung lainnya. Cara yang digunakan burung adalah berkicau dengan keras. Dengan begitu, burung yang ingin menempati wilayahnya akan pergi karena suara berisik kicau burung yang sudah lebih dulu menempati tempat tersebut.

2. Menarik Pasangan

Burung juga berkicau karena ingin menarik burung betina atau pasangannya. Dia ingin menunjukan bahwa burung jantan yang berkicau itu adalah burung yang kuat dan mampu mempertahankan wilayahnya dengan baik.

Selain itu, kicauan yang keras juga bisa menunjukkan kesehatan dan usia burung itu. Lamanya waktu yang dihabiskan burung jantan berkicau menunjukkan seberapa kuat daya tahannya. Ini membuat calon pasangannya tahu kalau burung jantan itu dapat memenuhi kebutuhan burung betina dan anaknya nanti dengan baik.

Sumber: pixabay.com

3. Memperkuat Ikatan

Selain untuk menarik calon pasangan, kicauan burung juga berfungsi untuk memperkuat ikanan hubungan burung jantan dan betina. Mereka akan berkicau bersamaan untuk menanggapi satu sama lain. Dan ternyata, tanggapan melalui kicauan ini bisa memperkuat komitmen mereka satu sama lain.

Terlebih, dengan kicauannya burung juga memberi tahu bahwa mereka sudah memiliki pasangan dan tidak mau bersama burung lainnya. 

4. Komunikasi Umum

Seperti manusia, burung juga perlu berkomunikasi.Berbagai kicauan digunakan untuk komunikasi dengan burung lainnya. Kicauan dasar yang sederhana mungkin memanggil pasangannya ke sumber makanan baru hingga tugas inkubasi. 

5. Tanda Pamer

Burung juga ternyata suka pamer, baik itu pamer makanan atau pamer suara. Burung yang punya banyak makanan selalu menceritakan hal itu kepada temannya dengan kicauan yang sangat ramai. Begitu pula dengan burung yang punya suara bagus, maka mereka akan berkicau untuk menarik perhatian temannya pula.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Tulisan Mie ada huruf "E" nya?

Menurut wikipedia mi atau yang lebih sering ditulis mie adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Di restoran, kedai makan, atau dikemasan makanan kita lebih sering melihat tulisan Mie daripada Mi. Lalu mengapa harus ada huruf E-nya? Apakah Mie atau Mi yang merupakan bahasa baku? Sumber: pxhere.com Jika kita bermaksud menggunakan bahasa formal maka menurut KBBI, ejaan yang benar adalah Mi bukan Mie. Lalu mengapa bisa ada tambahan huruf E dibelakangnya? Bahkan merek dagang mi instan terkenal Indomie menambahkan huruf E. KBBI yang memuat kata Mi di dalamnya dibuat pada tahun 1988, sementara Indomie pertama kali muncul ditahun 1972. Penyebabnya adalah ejaan lama yang menggunakan ie, sama hal nya penulisan "oe" untuk "u" pada nama Soekarno dan Soeharto. Karena pengaruh ejaan Belanda, yang menjajah bangsa Indonesia selama 3 abad juga memberi pengaruh signifikan pada bahasa Indonesia. Cara penulisan kata-kata dalam b...

Ternyata 5 Makanan Khas Indonesia ini Warisan Kuliner Belanda!

Indonesia dikenal memiliki keberagaman kuliner. Selain dipengaruhi oleh budaya lokal, sumber daya, dan kondisi alam, keberagaman kuliner juga dipengaruhi oleh akulturasi budaya. Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia pernah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda. Jadi sangat memungkinkan jika kuliner yang ada di Indonesia terpengaruh juga oleh kuliner dan budaya Belanda. Dan tahukah kamu, 5 makanan yang selama ini kita ketahui "Indonesia Banget" ini ternyata hasil akulturasi dengan kuliner Belanda? 1. Cue Cubit Sumber: 123rf.com Siapa sangka, kue cubit yang masih kerabat dekat kue pukis ini juga dipengaruhi dari kuliner Belanda. Kemungkinan besar, kue ini merupakan adaptasi lokal dari poffertjes, panekuk mini yang diperkenalkan bangsa Belanda ketika menjajah Indonesia. Sebagaimana di Indonesia, di Belanda juga poffertjes juga populer sebagai jajanan pinggir jalan (street food), terutama ketika musim panas. Bahkan bahan-bahan dan cara membuatnya pun hampir sama. 2. Semur Sumb...

Kenapa Disebut Gula Merah padahal Warnanya Cokelat?

Gula merah atau disebut juga Gula Jawa adalah pemanis yang terbuat dari sari nira batang pohon palem atau kelapa. Gula ini biasanya berbentuk tabung atau silinder. Disebut gula jawa karena gula ini banyak diproduksi di daerah Jawa. Lalu, menapa Gula Merah dinamakan gula merah, padahal warnanya coklat? Sementara dalam bahasa Inggris bisa disebut brown sugar. Sumber: lazada.com Ada pendapat bahwa istilah gula merah sebenarnya bukan dari warna wujud gula merah itu sendiri. Akan tetapi lebih ke efek warna pada masakan atau makanan yang dibuat dengan gula merah tersebut. Tapi sebenarnya juga hasil pada masakan ga merah-merah banget yah! Meskipun dalam berbahasa ada aturannya, tapi bahasa sangat dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan pengguna bahasa itu sendiri. Pakem logika tidak membatasi aturan berbahasa. Sama halnya saat kita menyebut air putih padahal bening dan bawang merah padahal berwarna ungu. Tidak ada catatan sejarah resmi mengenai penamaan-penamaan ini, namun yang jelas pemberi na...