Langsung ke konten utama

Kenapa Negara Thailand Tidak Pernah Dijajah

Hampir semua negara Asia Tenggara pernah dijajah karena letaknya yang sangat strategis dan memiliki hasil bumi yang melimpah. Tapi tahukah kamu ternyata ada 1 negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah? Negara itu adalah Thailand. 

Grand Palace Bangkok
Sumber: pixabay.com

Di saat negara-negara di Asia Tenggara dijajah Prancis, Belanda, dan Inggris hanya Thailand yang tidak dijajah. Lalu mengapa negeri gajah putih ini tidak pernah dijajah?

Di bawah kepemimpinan Raja Mongkut (Rama 4) dan Raja Chulalongkorn (Rama 5), Thailand sudah membuka diri dengan negara-negara asing. Mereka pintar berdiplomasi ke negara Eropa dengan melakukan perjanjian perdagangan dengan pihak Eropa agar tidak terkena serangan. 

Thailand juga menjadi pusat perdagangan perdagangan dunia berada di tengah negara-negara yang pada saat itu sedang dijajah oleh Inggris dan Perancis. Myanmar hingga Malaysia dijajah Inggris, sedangkan Perancis menduduki  negara Vietnam, Laos, dan Kamboja. Sehingga Thailand menjadi kawasan buffer state untuk mencegah konflik antara Inggris dan Perancis.

Kerajaan Thailand juga memerintahkan modernisasi kepada rakyatnya seperti pendidikan astronomi, geografi dan Bahasa Inggris agar rakyatnya mengenali bangsa asing yang akan datang ke negaranya. Mereka juga membangun gedung dan benteng dengan gaya arsitektur eropa dan memerintahkan rakyatnya menganti sepatu tradisional mereka dengan sepatu yang digunakan orang-orang Eropa agar mereka tidak dianggap sebagai negara yang tertinggal.

Sumber: pixabay.com

Faktor lain Thailand tidak pernah dijajah karena minim hasil bumi. Tidak seperti negara-negara Asia Tenggara lain yang memiliki sumber daya alamn melimpah, Siam tidak memiliki tanah subur. Karena itu, orang-orang Barat tidak begitu tertarik menduduki Negara Thailand.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Tulisan Mie ada huruf "E" nya?

Menurut wikipedia mi atau yang lebih sering ditulis mie adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Di restoran, kedai makan, atau dikemasan makanan kita lebih sering melihat tulisan Mie daripada Mi. Lalu mengapa harus ada huruf E-nya? Apakah Mie atau Mi yang merupakan bahasa baku? Sumber: pxhere.com Jika kita bermaksud menggunakan bahasa formal maka menurut KBBI, ejaan yang benar adalah Mi bukan Mie. Lalu mengapa bisa ada tambahan huruf E dibelakangnya? Bahkan merek dagang mi instan terkenal Indomie menambahkan huruf E. KBBI yang memuat kata Mi di dalamnya dibuat pada tahun 1988, sementara Indomie pertama kali muncul ditahun 1972. Penyebabnya adalah ejaan lama yang menggunakan ie, sama hal nya penulisan "oe" untuk "u" pada nama Soekarno dan Soeharto. Karena pengaruh ejaan Belanda, yang menjajah bangsa Indonesia selama 3 abad juga memberi pengaruh signifikan pada bahasa Indonesia. Cara penulisan kata-kata dalam b...

Kenapa Disebut Gula Merah padahal Warnanya Cokelat?

Gula merah atau disebut juga Gula Jawa adalah pemanis yang terbuat dari sari nira batang pohon palem atau kelapa. Gula ini biasanya berbentuk tabung atau silinder. Disebut gula jawa karena gula ini banyak diproduksi di daerah Jawa. Lalu, menapa Gula Merah dinamakan gula merah, padahal warnanya coklat? Sementara dalam bahasa Inggris bisa disebut brown sugar. Sumber: lazada.com Ada pendapat bahwa istilah gula merah sebenarnya bukan dari warna wujud gula merah itu sendiri. Akan tetapi lebih ke efek warna pada masakan atau makanan yang dibuat dengan gula merah tersebut. Tapi sebenarnya juga hasil pada masakan ga merah-merah banget yah! Meskipun dalam berbahasa ada aturannya, tapi bahasa sangat dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan pengguna bahasa itu sendiri. Pakem logika tidak membatasi aturan berbahasa. Sama halnya saat kita menyebut air putih padahal bening dan bawang merah padahal berwarna ungu. Tidak ada catatan sejarah resmi mengenai penamaan-penamaan ini, namun yang jelas pemberi na...

Ternyata 5 Makanan Khas Indonesia ini Warisan Kuliner Belanda!

Indonesia dikenal memiliki keberagaman kuliner. Selain dipengaruhi oleh budaya lokal, sumber daya, dan kondisi alam, keberagaman kuliner juga dipengaruhi oleh akulturasi budaya. Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia pernah dijajah selama 350 tahun oleh Belanda. Jadi sangat memungkinkan jika kuliner yang ada di Indonesia terpengaruh juga oleh kuliner dan budaya Belanda. Dan tahukah kamu, 5 makanan yang selama ini kita ketahui "Indonesia Banget" ini ternyata hasil akulturasi dengan kuliner Belanda? 1. Cue Cubit Sumber: 123rf.com Siapa sangka, kue cubit yang masih kerabat dekat kue pukis ini juga dipengaruhi dari kuliner Belanda. Kemungkinan besar, kue ini merupakan adaptasi lokal dari poffertjes, panekuk mini yang diperkenalkan bangsa Belanda ketika menjajah Indonesia. Sebagaimana di Indonesia, di Belanda juga poffertjes juga populer sebagai jajanan pinggir jalan (street food), terutama ketika musim panas. Bahkan bahan-bahan dan cara membuatnya pun hampir sama. 2. Semur Sumb...